Analogi positif di atas, idealnya diaplikasikan secara sadar oleh manusia, sehingga energi yang ada digunakan untuk mencari kekuatan dan kemampuan diri. Dengan mengetahui kekuatan maka sudah lebih maju selangkah daripada mengetahui kekurangan atau masalah. Kekuatan yang telah diketahui dapat dimaksimalkan untuk melakukan perubahan menuju perbaikan.
Pada umumnya, manusia cenderung mencari masalah atau kekurangan saat mengawali suatu aktifitas. Hal tersebut memang bukan sebuah kesalahan, tapi memperlambat tercapainya keberhasilan, karena lebih fokus pada mencari lobang daripada mencari jalan yang mulus. Padahal dengan jalan mulus mempercepat sampai di tujuan.
